08. Juli 2009 · Write a comment · Categories: Tak Berkategori

Memilih judul, Presiden Ke-7 Indonesia, Kompas memuat tulisan dari Buya Ahmad Syafii Maarif, Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah. Menurut aku tulisan ini dimuat dalam rangka menyambut pemilihan Presiden yang diselenggarakan pada hari ini. Secara materi, isinya juga semacam pengantar bagi pemilih untuk melaksanakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Namun bila diperhatikan mulai dari judul, hingga kutipan satu alinea didalamnya, terasa mengganjal. Perhatikanlah kalimat ini :

Saya sungguh berharap, presiden ke-7 Indonesia dan wakil presiden ke-10 yang kita pilih hari ini benar-benar akan punya kepekaan tinggi terhadap keindonesiaan kita yang masih jauh dari keadilan dan kenyamanan.

Menurut hitungan ‘resmi‘ Indonesia hingga saat ini baru memiliki 6 (enam) Presiden. Mulai dari Pak Karno, Pak Harto, Pak Habibie, Pak Dur, Ibu Mega dan Pak SBY yang sedang menjabat. Artinya, kalau pemilu hari ini memunculkan nama selain daripada nama tersebut, maka dialah Presiden ke-7 (tujuh) Indonesia. Namun jika yang terpilih adalah salah satu diantara dua calon yang sedang atau sudah pernah menjabat Presiden, maka yang terpilih tidak serta merta menjadi Presiden ke-7.

Entah apakah ini kesalahan dari editor Kompas atau ada unsur ‘kesengajaan’ dari Buya yang kita tau membuat testimoni buat salah satu kandidat dalam masa kampanye kemaren…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *