19. Mei 2011 · Write a comment · Categories: Tak Berkategori

cabang

Anatomi sebuah tumbuhan berkambium, biasanya terdiri dari pohon,cabang dan ranting. Mengacu pada satu kamus, dikatakan cabang itu merupakan bagian batang kayu yg tumbuh dari pokok atau dahan (cabang yg besar disebut dahan dan cabang yg kecil disebut ranting).

Menyebut cabang biasanya merujuk pada sesuatu yang lebih kecil dari pokoknya. Dengan sendirinya, ranting berukuran lebih kecil lagi. Karena merupakan bagian dari dahan. Lebih kecil dari induknya. Sesuatu yang berbeda dengan asalnya. Belum pernah ada cabang yang ukurannya sama dengan induk atau pokoknya.

Jikalau demikian, kira kira apa alasannya sehingga bila bertemu satu rumah makan, acapkali menonjolkan kecabangannya? Nasi Uduk Cabang anu, bakmi cabang sana, atau lapo cabang itu. Bukankah jika meminjam analogi anatomi tumbuhan tadi, rumah makan tersebut telah mengerdilkan dirinya sendiri?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *