07. November 2015 · 1 comment · Categories: Tak Berkategori

Aku pernah menulis perihal bagaimana mendapatkan sebuah mobil baru disini. Intinya sih peringatan atas iming iming mendapat mobil Fortuner baru seharga 399 juta. Aku yakin penyelenggara sudah mempersiapakan diri sedemikian rupa sehingga kelak jika ada tuntutan, mereka sudah terproteksi.

Peringatan yang aku berikan direspon dengan beragam cara. Ada yang optimis, ada yang pesimis. Bahkan eksekutif penyelenggara pernah mengirim email kepadaku bahwa mereka siap memperkarakan aku ke pengadilan jika masih membiarkan komen bebas di postingan tersebut. Karena sepertinya beliau merasa tertanggu dengan satu komentar yang juga memuat nomor ponsel beliau. Kayanya program promosinya menuai protes kemarahan. Dengan senang hati aku hapus komentar dimaksud.

Sejauh itu postingan tersebut merupakan satu satunya postingan di blog aku yang menuai ratusan komentar. Mencapai lebih dari 500! Walaupun terdapat beberapa pengulangan komentar. Baik yang jelas maupun tak jelas. Beragam komentarnya. Sebagian besar mungkin kekecewaan. Penyelenggara tidak dapat disalahkan. Peserta juga.

Apa yang terjadi menurutku karena kita terbiasa dengan segala sesuatu yang berbau instan. Ingin mendapat mobil seharga 399 juta rupiah, dengan pengorbanan yang sedikit. Sesuatu yang tidak mungkin terjadi kecuali mendapatkannya melalui undian atau menang besar togel!!

Ini bukan kali pertama terjadi. Sepertinya penyelenggara sudah melakukan dengan beragam nama perusahaan. Beragam produk mahal sebagai iming iming. Namun sepertinya tidak ada efek jera. Korban sebelumnya, belum dianggap sebagai pelajaran bagi calon korban selanjutnya. Ini bukan kali pertama terjadi. Dimana orang berharap rejeki nomplok tanpa perlu kerja keras. Bahkan yang berkedok investasi. Dengan nilai total kerugian miliaran rupiah!

Kalau mau disebut korban, bukan hanya berasal dari satu golongan masyarakat tertentu. Mulai dari kalangan bawah sampai golongan atas. Mulai dari yang berpendidikan (maaf) rendah, sampai pendidikan tinggi. Mulai karyawan kecil hingga pejabat tinggi.

Padahal kalau mau mendapat kemewahan kekayaan, caranya cuma satu. Kerja keras. Berusaha. Tidak ada cara instan. Apalagi berharap pada undian.

Jadi pengusaha bisa jadi salah satu cara. Yang sukses tentu saja. Gagal sekali sudah biasa. Bisa dicoba lagi. Tapi bukan berarti karyawan tidak bisa kaya. Bisa. Bagaimana caranya? Hampir mirip, miliki badan usaha! Kapan sempat mengurusnya kalau status masih sebagai karyawan? Bisa! Beli perusahaan yang bagus. Bagaimana caranya? Here we go….

Di Bursa Efek Indonesia terdapat lebih dari 500 perusahaan yang diperjualbelikan setiap hari. Pilih satu atau dua sesuai kemampuan [keuangan]. Perusahaan tersebut sudah berjalan layaknya sebuah perusahaan. Sudah ada perangkatnya biar menghasilkan keuntungan. Sudah ada manajemen yang mengurusnya. Sudah ada karyawan yang siap bekerja untuk anda. intinya biarkan orang lain yang mengurusnya.

Mahal? Tergantung besar kecilnya perusahaan yang hendak dibeli. Harga perusahaan tersebut telah dipecah menjadi harga per saham. Satu perusahaan berharga [tidak semuanya] jumlah saham tercatat dikali harga satu saham. Jika ingin membeli minimal seharga 100 unit saham masing masing perusahaan. Harga masing masing perusahaan hampir setiap hari diumumkan pada media bisnis dan keuangan. Bisnis Indonesia dan Investor Indonesia hanyalah contoh.

Bagaimana mengenal lebih dekat perusahaan yang akan dibeli? Oleh peraturan mereka diwajibkan mengumumkan laporan keuangan setiap tiga bulan. Silahkan dibaca dan dipahami. Oleh peraturan mereka diwajibkan memaparkan kinerja perusahaan masing masing. Jika sudah menjadi pemilik, pemegang saham berhak bertanya atas bagaimana perusahaan dijalankan. Pemegang saham berhak menyuarakan keinginannya [melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham] kepada manajemen perusahaan.

Pertanyaan selanjutnya, sebagai karyawan tentu punya keterbatasan dana untuk membeli perusahaan. Pasti. Tapi kita tentu ingat pepatah [terkait menabung] sedikit demi sedikit, lama menjadi bukit. Dana yang sedikit itu kita belikan saham perusahaan. Sedikit tetapi rutin, lama lama menjadi bukit saham. Yuk, Menabung Saham!

Tertarik? Jika tertarik, silahkan berkunjung ke gedung Bursa Efek Indonesia mulai tanggal 9-13 November 2015. Terdapat puluhan perusahaan tercatat yang akan memaparkan kinerja mereka. Terdapat puluhan perusahaan efek yang dapat memfasilitasi jika ingin membeli perusahaan. Acaranya, gratis! Hanya dibutuhkan pendaftaran di pintu masuk area. Sampai jumpa ya di sana :)

1 Komentar

  1. Alhamdulillah baca artikrl ini..hampir aj dah mau setor atm…ga tau nya tipu2..makasih semuanya..lebih baik buka internet dlu kalo dpt undian2 dsb biar lbh jelas…tks

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *