20. Oktober 2004 · Write a comment · Categories: Tak Berkategori

Selamat datang Presiden Pilihan Rakyat !

Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya hajatan panjang bernama Pesta Demokrasi itu berakhir pagi ini. Susilo Bambang Yudhoyono atau lebih sering disapa SBY dilantik menjadi Presiden ke 6 Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelantikannya yang dihadiri oleh beberapa pemimpin negara sahabat, terasa istimewa. Karena SBY-lah Presiden pertama negara ini yang dipilih secara langsung oleh Rakyat.

Proses pemilihan langsung ini oleh beberapa kalangan diakui sebagai sebuah prestasi dari Megawati Sukarnoputri, Presiden sebelumnya. Selain itu, berlangsungnya pemilu yang aman tanpa gangguan keamanan yang berarti juga dianggap sebagai bagian dari keberhasilan pemerintahan putri Presiden pertama ini.

Hanya sayangnya, dua prestasi menonjol ini sedikit tercela karena ketidakhadiran Mega dalam acara pelantikan Presiden hari ini. Tidak ada alasan yang jelas soal ketidakhadiran ini. Hanya ada sedikit penjelasan dari Pramono Anung yang mengatakan tidak ada perundang-undangan dan fatsun politik yang mengaturnya. Secara pribadi aku merasa [sekali lagi opini pribadi] ini ada hubungan dengan sejarah majunya SBY menjadi kandidat Presiden. Sebagaimana diketahui sebelum menjadi kandidat, SBY adalah Menteri di Kabinet pimpinan Mega. Proses mundurnya SBY dari kabinet sempat menjadi berita karena sedikit aneh.

Namun apapun alasan ketidakhadiran si Ibu, aku pikir mungkin ada baiknya kalau dulu si Ibu menyampaikan seperti apa yang disampaikan oleh SBY. Bahwa kekalahan tidak akan menjadikan dirinya mutung. Karena di awal kampanye, semua kandidat sudah menyatakan plus menandatangani prasasti siap menang dan siap kalah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *