23. Mei 2008 · 3 comments · Categories: Tak Berkategori

Pemerintah akhirnya menaikkan harga bbm. Terhitung sejak 24 Mei 2008 pukul 00.00 WIB, premium yang tadinya dijual seharga Rp. 4.500,- seliter menjadi Rp. 6.000,-, solar menjadi Rp. 5.500,- dan minyak tanah menjadi Rp. 2.500,-

Entah akan bereaksi apa para penentang kenaikan bbm ini. Mereka di parlemen, mahasiswa yang rajin turun ke jalan, dan yang lain. Apakah akan tetap melakukan aksinya?

3 Komentar

  1. raya hasiholan sibuea

    Saya nggak enjoy naiknya BBM tapi yang buat “ngeri” adalah efek dominonya, semua kebutuhan apapun mulai dari pokok sampai ke barang tak perlu..ikut merangkak. Belum lagi aksi demo akan terus berlanjut sampai bulan ke-2 pasca kenaikan (sumber: Info UI) seperti tahun 2004 lalu.

    Anehnya menurut Jusuf Kalla walaupun Bensin sudah 6000 rp, BBM masih di subsidi 3000 rp., yang mana dari pada itu harga 9000 rp. tidak subsidi lagi…bensin oktan 88, pertamaX di pasar harganya 8950rp. oktan 90 dan tidak subsidi…artinya benasin lebil muahalll dari bensin. Pemerintah wong sableng..kale!

    Peringatan bagi ibu-ibu…orang ganteng belum tentu baik..siapa tahu dia cuma gombal!

  2. raya hasiholan sibuea

    Saya nggak enjoy naiknya BBM tapi yang buat “ngeri” adalah efek dominonya, semua kebutuhan apapun mulai dari pokok sampai ke barang tak perlu..ikut merangkak. Belum lagi aksi demo akan terus berlanjut sampai bulan ke-2 pasca kenaikan (sumber: Info UI) seperti tahun 2005 lalu.

    Anehnya menurut Jusuf Kalla walaupun Bensin sudah 6000 rp, BBM masih di subsidi 3000 rp., yang mana dari pada itu harga 9000 rp. tidak subsidi lagi…bensin oktan 88, pertama di pasar harganya 8950rp. oktan 90 dan tidak subsidi…wah pemerintah kita memang lagi error.

    Peringatan bagi ibu-ibu…orang ganteng belum tentu baik..siapa tahu dia cuma gombal!

  3. hidup tambah susah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *