23. Februari 2005 · Write a comment · Categories: Tak Berkategori

Percakapan dua orang ‘sahabat’ setelah lama tak bertegur sapa. Tentang kebodohan seseorang.

“Apa kabar ?”
“Baik. Koq suaranya sepertinya kurang sehat ?”
“Yeach, begitulah. Ada satu yang mengganggu pikiranku. Dan sumbernya kamu”
“Ups…oh ya ?. Mengenai Apakah ?”
“bla…bla…bla….bla….Kamu tau siapa aku. Kamu tau bagaimana aku. Trus kenapa ?”
“Sebenarnya tiada maksud begitu. Niat awalnya cuman godain aja. Buktinya aku tidak teruskan, kan ?”
“Iya, tapi itu membuatku kepikiran. Mungkin tidak, kalau bukan kamu. Orang yang dekat denganku”
“Kalau begitu aku minta maaf”
“Tolong bantu aku untuk klirin soal ini”
“Nanti aku liat apa yang bisa aku lakukan. Tapi yang pasti aku minta maaf”
“Baiklah. Terima kasih, ya”
“Sekali lagi, aku minta maaf ya”
“Oke kalo begitu. Bye”
“Daah”

percakapannya, nyata. Inspirasinya dari blog 100kata-nya ibu ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *