20. Juli 2008 · Write a comment · Categories: Tak Berkategori


Aku lupa persisnya kapan bermula, namun akhir-akhir ini media [infotainment] sedang ramai memberitakan berita perpisahan antara Marcell dan Dewi Lestari. Dua orang yang kebetulan dikenal publik. Marcell adalah penyanyi [sebelumnya pemain drum sebuah group band Indie] yang pertama kali dikenal karena duetnya dengan Shanty. Dewi Lestari, pertama kali dikenal, juga seorang penyanyi dalam kelompok Rida Sita Dewi. Terakhir dikenal sebagai penulis novel dengan Supernova sebagai karya perdana dan langsung menjadi pembicaraan orang.

Aku sedang tidak membahas perpisahan mereka, dan kenapa akhirnya keputusan itu harus diambil. Yang menurutku menarik adalah, di jaman infotainment sedang merajalela di negara ini, Dee [demikian Dewi kerap disapa] memilih jalur blog untuk menyampaikan ‘hak jawab’ nya atas apa yang terjadi. Sebagai seorang penulis, Dee tidak mengalami kesulitan dalam memberi penjelasan yang menurutku sangat gamblang. Meski beberapa bagian, dapat saja memancing kontroversi.

Menarik melihat pilihan Dee untuk memanfaatkan blog sebagai media penyampaian hak jawabnya. Aku pikir, pasti tidak sedikit media yang menawarkan untuk melakukan wawancara eksklusif kepadanya [mungkin juga kepada Marcell] untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi. Aku gak tau persis juga, apakah hal tersebut [wawancara deengan media infotainment] telah pernah dilakukan atau akan dilakukan kelak.

Menurutku, menjawab melalui media blog merupakan pilihan paling masuk akal ditengah menjamurnya infotainment yang kadang kehabisan ide untuk pemberitaannya. aku kaatakan kehabisan ide, karena setahuku infotainment diniatkan untuk memberitakan apa yang terjadi di dunia hiburan. Informasi dari dunia entertainment [disingkat dengan seenaknya menjadi infotainment :-D]. Bagaimana tidak kehabisan ide, infotainment juga memberitakan mengenai meninggalnya [tanpa mengurangi rasa duka dan hormatku pada] Pungkas Tri Baruna, setelah mengibarkan Merah Putih di puncak Mc Kinley pegunungan Alaska, Amerika Utara, memberitakan mengenai Tante Ayin yang ternyata memiliki niat mulia menjadi seorang ‘ibu guru‘, atau Al Amin yang bilang kalau cewek berbaju putih itu tidak bagus. Dengan situasi seperti itu, menjawab melalui blog adalah pilihan paling netral buatku.

Selengkapnya hak Jawab Dewi Lestari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *