06. Januari 2003 · Write a comment · Categories: Tak Berkategori

Aku, anda atau siapa saja yang ‘sok’ nasionalis mungkin pernah merasa tersinggung waktu tau banyak turis atau warga negara asing yang hanya kenal Bali. Atau waktu ditanya soal Indonesia, yang dia tau hanya Bali !

Mungkin kita tidak bisa menyalahkan mereka [orang asing itu] bila itu yang terjadi. Karena memang hanya Bali yang diberi perhatian oleh bangsa ini !

Dengan segala hormat kepada korban bom 12 Oktober 2002, aku melihat apa yang terjadi setelahnya sungguh-sungguh berlebihan !. Perlakuan terhadap Bali sudah mulai tidak masuk akal !!.

Tidak lama setelah Legian ‘meledak’ terbersit keinginan pemerintah untuk ‘memindahkan’ hari libur nasional. Pokoknya semua hari libur jatuhnya harus di hari Jumat atau Senin. Alasannya sich, biar libur akhir pekan lebih panjang. Dengan demikian diharapkan kunjungan ke Bali meningkat. Akhirnya akan menggerakkan industri pariwisata di sana.
Efeknya sudah dirasakan. Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama tiga menteri akhirnya ‘memaksa’ pegawai negeri untuk cuti bersama pada saat lebaran dan natal kemarin.

Setelah itu, masih ada lagi. Menneg BUMN mengajak perusahaan-perusahaan di bawah binaannya untuk menonton konser Twilight Orchestra yang konon menelan dana milyaran rupiah !

Terakhir adalah pada hari ini. Presiden dan Mr. Presiden menyaksikan konser yang disebut ‘Bali For The World’. Yang biayanya pasti tidak sedikit. Mungkin tujuannya memang mulia. Ingin membangun industri pariwisata Bali yang katanya hancur. Atau ingin menunjukkan pada dunia bahwa Bali sudah aman. Atau mungkin benar seperti kata Presiden Partai Keadilan di Teve, sekedar merayakan ulang tahun Sang Mr. Presiden. BAH !!

Kalau memang benar Indonesia hanya Bali, wajar saja aku pikir kalau pemerintah tidak perduli kepada Maluku yang sejak 1999 tidak pernah sepi dari pertempuran antar geng, Papua yang sampai 28 Desember 2002 masih ribut [Istri Direktur Elsham ditembaki], Nunukan yang pengungsian TKI di sana disebut oleh Trans TV sebagai tragedi kemanusiaan, Aceh yang dikunjungi Presiden hanya dalam hitungan jam saja.

Balikah Indonesia ? Tak tahu lah !!!!! [31/12/02]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *