Awalnya ada beberapa teman yang bercerita kalau saldo rekening mereka bertambah dalam jumlah yang cukup lumayan. Gak bisa dibilang gaji. Karena begitu terima gaji hari Jumat kemarin, beberapa diantaranya langsung ‘membobol’ TAPLUS sendiri sampe batas minimum. Selang beberapa lama, beberapa orang bercerita hal yang sama. Bukan hanya di lantai gorong-gorong ini, tapi juga teman-teman di lantai atas. Dan bukan hanya di tempatku kerja, tapi juga di beberapa perusahaan lain.
Rata-rata mendapat berkah di TAPLUS masing-masing. Jumlahnya beragam. Dan yang pasti itu bukan THR, uang penggantian pengobatan atau uang lembur. Karena nilainya lebih besar meski masih lebih kecil dari sebulan gaji. Penasaran, tadi pagi aku cek sendiri di Phoneplus-ku. Benar ! Saldoku meningkat dua kli lipat dari saldo Jumat sore saat terakhir aku ambil duit untuk beli tiket nyokap. Dan barusan ini aku cek lagi. Jumlahnya masih tetap. Padahal kabar yang beredar, rekening nasabah cabang Senayan sedang diblokir. Kantor cabang serta ATM mereka di gedung ini juga ditutup untuk sementara.
Komentar yang muncul tentu saja menyakitkan bagi orang BNI sendiri. Kalau untuk ukuran sejuta dua juta saja bisa jebol, apalagi untuk urusan triliunan begitu.
terpikir orang lain